4.13. BAHWA JIWA YANG BERTAKWA DENGAN SEGENAP HATI HARUS INGIN BERSATU DENGAN KRISTUS DALAM SAKRAMEN YANG MAHA KUDUS

28 08 2009

Murid Berkata:

1. Ya Tuhan, siapakah gerangan yang akan dapat mengusahakan, agar hanya Dikau sendirilah yang kuperoleh (Cant. 8.1), dan dapat membuka seluruh keadaan batinku di hadapanMu dan menikmati Dikau, seperti yang diinginkan jiwaku; janganlah ada seorang pun yang menghina daku (Cant. 8.1) dan tiada satu makhlukpun mempengaruhi ataupun memperhatikan daku, melainkan hanya Engkaulah saja, yang bersabda kepadaku, dan aku bicara dengan Dikau, seperti orang yang saling kasih dan sebagaimana halnya bila seorang sahabat menyambut sahabatnya.

Untuk inilah aku berdoa dan inilah yang kuharapkan, agar aku dipersatukan sama sekali dengan Dikau dan dapat melepaskan hatiku daripada semua makhluk; dan karena komuni yang kudus dan pula karena sering kali mempersembahkan misa kudus makin lama makin banyak menikmati perkara-perkara surgawi yang kekal.

Ya Tuhan Allahku, bila mana aku dapat sama sekali bersatu dengan Dikau dan hanya Engkau saja yang kuperhatikan, lagi pula dapat melupakan diriku sendiri sama sekali.

Engkau di dalam diriku dan aku di dalam Dikau; berilah agar dengan demikian kita tetap menjadi satu.

2. Sungguh, Engkau adalah Kekasihku, yang terpilih di antara ribuan (Cant. 5.10) tempat di mana jiwaku dengan suka hati tinggal selama hidup.

Sungguh, Engkau adalah Pemberi damai bagiku, Engkau merupakan tempat damai yang tertinggi dan ketenangan yang sebenarnya, dan di luarMu hanya terdapat susah payah dan kesedihan serta kesengsaraan yang tak ada habisnya.

Sungguh Engkau ialah Allah yang tersembunyi (Is. 45.15) dan Engkau tiada mengadakan rundingan dengan orang yang menyangkal Allah, tetapi pembicaraanMu Engkau tujukan kepada mereka yang rendah hati dan sederhana.

Betapa manisnya budiMu, ya Tuhan (Sap. 12.1) yang untuk menunjukkan kebaikanMu terhadap putra-putraMu telah berkenan menyegarkan mereka dengan roti yang sangat manis, yang telah turun dari surga.

Sungguh, tak ada bangsa lain yang demikian besarnya, hingga dewatanya sangat mendekatinya seperti Engkau, Allah kami (LJI. 4.7) sangat dekat berada dengan umatMu yang beriman. Yang berkenan memberikan diriMu sendiri, sebagai santapan dan kenikmatan kepada mereka, untuk menghiburnya setiap hari dan untuk mengangkat hati mereka ke arah surga.

3. Umat manakah, yang menerima anugerah sedemikian besarnya, seperti umat serani?

Atau makhluk manakah di bawah langit ini, yang begitu dikasihi, seperti jiwa yang bertakwa, yang dikunjungi Allah, untuk diberinya makanan daging yang mulia?

O, rahmat yang tiada terkatakan! O, kedatangan yang mengagumkan! O, cintakasih yang tiada terukur yang dilimpahkan kepada manusia!

Tetapi apa yang harus kupersembahkan kembali kepada Tuhan sebagai balasan atas rahmat dan cinta kasih yang luar biasa itu?

Tak ada suatupun yang dapat kupersembahkan kepadaNya, yang lebih berkenan kepadaNya, daripada mempersembahkan seluruh hatiku dan mempererat hubunganku dengan Dia.

Maka akan bergembiralah seluruh batinku, jika jiwamu telah bersatu dengan Allah.

Maka akan bersabdalah Dia kepadaku: Maukah engkau tinggal padaKu dan Aku akan tinggal padamu. Dan aku akan menjawab: Sudi apalah kiranya Engkau tinggal padaku; aku ingin pula tinggal padaMu.

Inilah yang merupakan seluruh keinginanku, yaitu agar hatiku bersatu dengan Dikau.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: