4.09. BAHWA KITA HARUS MENGORBANKAN DIRI KITA DAN SEGALA MILIK KITA KEPADA ALLAH DAN BERDOA UNTUK SEKALIAN ORANG

24 08 2009

Murid Berkata:

1. Tuhan, segala sesuatu yang ada di langit dan di atas bumi, itulah milikMu.

Aku ingin mempersembahkan diriku sendiri kepadaMu sebagai korban yang ikhlas dan ingin pulalah aku untuk selama-lamanya menjadi milikMu.

Tuhan dengan hati yang bersahaja sekarang aku mengorbankan diriku sendiri sebagai hambaMu untuk selamanya, supaya Engkau hendaklah berkenan dan supaya aku menjadi korban untuk memuliakan Dikau untuk selamanya.

Berkenanlah menerima aku bersama dengan korban kudus TubuhMu yang mulia, yang hari ini kupersembahkan di tengah-tengah para malaekat yang hadlir dengan tidak kelihatan, agar supaya dapatlah berguna bagi keselamatanku dan segenap umatMu.

2. Tuhan, di atas altar silihMu, aku letakkan segala dosaku dan pelanggaran-pelanggaran yang telah kulakukan di hadapanMu dan di hadapan para malaekatMu yang kudus, mulai saat aku dapat berbuat dosa hingga saat sekarang ini, agar supaya Engkau sudi kiranya membakar itu semua dan menghancurkannya dengan api cintakasihMu.

Hendaklah sudi kiranya menghapus segala kotoran dosaku, menyucikan suara kalbu daripada segala kesalahan dan hendaklah mengembalikan rahmat yang telah hilang dari padaku karena dosa-dosaku, dengan memberi ampun atas segala dosaku dan menjunjung aku kepadaMu dengan kasih mesra dan agar aku dapat memperoleh damaiMu.

3. Apakah gerangan yang dapat kulakukan untuk pengampunan dosaku, selain daripada mengaku dengan rendah hati dan menyesalinya, dan tiada henti-hentinya mohon kemurahan hatimu.

Dengarkanlah aku yang kini berdiri di hadapanMu, ya Tuhan.

Segala dosaku sangatlah kusesalkan; aku tidak mau berbuat lagi; melainkan kusesalkan dan tetaplah akan kusesalkan selama aku masih hidup; aku sanggup berbuat tapa dan sesuai dengan kemampuanku, aku sanggup pula memberi silih.

Ampunilah, ya Allah, ampunilah dosa-dosaku demi NamaMu yang kudus; tolonglah jiwaku yang telah Engkau tebus dengan DarahMu yang sangat mulia.

Lihatlah, aku serahkan diriku kepada rahimMu; aku serahkan diriku kepadaMu.

Perlakukanlah aku menurut kebaikanMu, bukan setimpal dengan kejahatan dan kedurhakaanku.

4. KepadaMu juga kuserahkan segala yang baik, meskipun tidak banyak jumlahnya dan tidak sempurna adanya, agar supaya Engkau memperbaiki dan menyucikannya.

Sudilah kiranya menerimanya dan hendaklah dibuat berkenan kepadaMu; arahkanlah segalanya itu kepada kebaikan dan bawalah aku, orang yang malas dan tiada berguna, kepada saat akhir yang bahagia dan terpuji.

5. Juga segala keinginan yang baik dari umat yang bertakwa, kupersembahkan kepadaMu; begitu pula kesukaran-kesukaran orang tuaku, sahabat-sahabatku, saudara-saudara lelaki dan perempuan, dan sekalian yang kukasihi, pun pula kesukaran-kesukaran mereka yang telah berbuat baik kepadaku, ataupun orang lain demi NamaMu; juga kesukaran-kesukaran mereka yang telah mengharapkan dan minta doaku untuk dirinya sendiri, ataupun untuk orang lain, atau supaya aku mempersembahkan misa, baik bagi mereka yang masih hidup, maupun bagi mereka yang sudah meninggalkan dunia ini, agar mereka sekalian memperoleh pertolongan rahmatMu, kekuatan dari penghiburanMu, perlindungan dalam bahaya dan pembebasan dari hukuman-hukuman, dan akhirnya setelah dibebaskan daripada segala kejahatan dengan gembira mengucap syukur kepadaMu.

6. Kemudian aku mempersembahkan kepadaMu doa-doa korban-korban perdamaian, lebih-lebih bagi mereka yang dengan jalan apapun juga telah pernah menistai, menyusahkan, atau memfitnah aku, ataupun telah merugikan atau menyakitkan hatiku; lagi pula bagi mereka yang telah pernah kubuat bersedih hati, kukacaukan pikirannya, telah pernah kupersukar, atau telah tersinggung olehku, baik dengan perkataan, maupun dengan perbuatan, baik dengan pengetahuan, maupun di luar pengetahuanku; supaya Engkau berkenan memberi ampun kepada kami sekalian, serta segala dosa-dosa kami dan kesalahan kami yang satu terhadap yang lain.

Ambillah daripada kami segala rasa curiga, ya Tuhan, segala rasa murka, amarah dan sifat pertengkaran, dan segala sesuatu yang dapat melanggar cintakasih akan Allah dan mengurangkan cintakasih akan sesama manusia.

Kasihanilah, ya Tuhan, kasihanilah kami yang mohon rahimMu; berilah rahmatMu kepada kami, orang yang papa; dan berilah, agar kami dapat hidup yang pantas, hingga patut menikmati anugerahMu dan kemudian dapat mencapai hidup kekal. Amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: