3.57. JANGANLAH ORANG TERLALU MERASA SUSAH KARENA TERGELINCIR KE DALAM BEBERAPA KESALAHAN

28 07 2009

1. G.: AnakKu, Aku lebih suka pada kesabaran dan kerendahan hati dalam rintangan-rintangan daripada banyak penghiburan dan takwa dalam keadan untung bahagia.

Mengapakah engkau sudah merasa tersinggung oleh hal-hal yang kecil yang dikatakan kepadamu ?

Sekalipun halnya lebih berat, namun seharusnya engkau tidak perlu merasa susah.

Tetapi hal yang sudah terjadi, biarlah, jangan dipikirkan lagi. Itu bukanlah yang pertama-tama, bukan pula hal yang baru, dan juga bukan hal yang tidak akan terjadi lagi jika engkau masih hidup lama.

Engkau cukup berani, selama tidak ada suatu kemalangan yang merintangi kamu.

Engkau juga memberi nasihat yang baik dan dapat pula memperkuat orang-orang lain dengan kata-katamu, tetapi bila engkau sendiri sekonyong-konyong dihinggapi percobaan, maka tiada nasihat dan kekuatan ada padamu.

Perhatikanlah kelemahanku yang besar, yang seringkali telah engkau alami dalam hal-hal yang kecil itu, namun semuanya itu dan hal-hal lain yang semacam terjadi justru untuk kebahagiaanmu.

2. Sedapat-dapatmu, jauhkanlah hatimu dari hal-hal itu; dan jika engkau masih juga terkena olehnya, jagalah agar engkau jangan putus asa ataupun terlalu lama dikacaukan olehnya.

Bila engkau tidak dapat menerimanya dengan gembira, hendaklah setidak-tidaknya engkau terima dengan sabar.

Juga apabila engkau mendengar sesuatu yang kurang enak bagi telinga dan perasaan marah bangkit padamu, kendalikanlah dirimu, dan janganlah hendaknya ada kata-kata yang keluar dari mulutmu tanpa engkau pikir terlebih dahulu, supaya mereka yang kecil hati jangan tersinggung karenanya.

Perasaan kurang enak, yang timbul tadi, segera akan hilang pula, dan kesakitan batin akan disembuhkan lagi dengan kembalinya rahmat padamu.

Aku masih hidup, kata Tuhan, bersedia menolong kamu dan menghibur kamu lebih daripada yang sudah-sudah, asal kamu percaya kepadaKu dan mohon pertolonganKu dengan sangat.

3. Hendaklah lebih tenang dan berusahalah agar dapat menerima sesuatu dengan hati yang lebih sabar. Semuanya belum berarti tak dapat ditolong lagi jika engkau merasa seringkali diserang godaan-godaan, bahkan godaan yang besar.

Engkau itu manusia, bukanlah Allah; engkau itu daging bukanlah malaekat.

Bagaimana engkau dapat selalu tetap dalam keadaan kebajikan yang sama, apabila hal ini oleh para malaekat pun di surga dan oleh manusia yang pertama di dalam taman firdaus tidak dialami?

Akulah yang memperkuat dan menghibur mereka yang berdukacita dan yang mengangkat mereka yang mengenal kelemahannya, kepada keAllahanKu.

4. Tuhan, terpujilah kata-kataMu yang bagi mulutku lebih manis adanya daripada air madu.

Apakah yang akan kuperbuat dalam gangguan-gangguan dan kesusahan-kesusahan yang hebat itu, bila kata-kataMu yang kudus itu tidak memperkuat aku?

Asal saja aku akhirnya dapat masuk ke dalam pelabuhan kebahagiaan, tidaklah menjadi soal, apa dan berapa saja yang telah kuderita.

Berilah aku suatu akhir yang baik; berilah aku peralihan yang bahagia dari dunia ini. Ingatlah akan daku, o Allahku, dan tuntunlah aku melalui jalan yang lurus, masuk ke dalam kerajaanMu. Amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: