3.55. TENTANG KODRAT YANG RUSAK DAN KEGIATAN RAHMAT ALLAH

26 07 2009

1. M.: Tuhan, Allahku, yang telah menciptakan aku menurut wujud dan citraMu, berilah aku kurnia yang telah Engkau nyatakan begitu besar artinya dan penting adanya bagi keselamatanku, agar aku dapat mengalahkan kodratku yang sangat rusak itu, yang membawa aku kepada dosa-dosa dan kebinasaan.

Sebab aku merasa di dalamku hukum dosa, yang berjuang melawan hukum roh dan yang menguasai aku daIam tawanan (lihat Rom 7 : 23), hingga aku dalam banyak hal menurut kepada nafsu daging; dan aku tidak mampu melawan hawa nafsuku, jika rahmat kudusMu tidak dicurahkan ke dalam hatiku bagaikan api dan tidak membantuku.

2. RahmatMu, ya rahmatMu yang besar sungguhlah diperlukan untuk mengalahkan kodratku, yang sejak kecil senantiasa cenderung kepada kejahatan.

Sebab sejak ia dijatuhkan oleh Adam, manusia yang pertama, dan dirusak oleh dosa, maka hukuman noda ini telah mengenai segenap umat manusia, hingga kodrat yang olehMu diciptakan baik dan bagus, kini mempunyai arti cacad-cacad dan kelemahan kodrat yang telah bernoda, karena kecenderungannya bila dibiarkan selalu menuju ke arah kejahatan dan keduniawian.

Sebab kekuatan yang kecil yang masih tinggal padanya, tersembunyilah sebagai bunga api di bawah abu.

Itulah budi kodrati, diliputi kegelapan yang besar; yang masih dapat membeda-bedakan antara baik dan jahat, antara benar dan palsu, meskipun ia tidak mampu untuk melakukan yang dipandang baik, dan tidak lagi memiliki cahaya penuh kebenaran dan tak lagi mempunyai kecenderungan yang sehat seperti sedia kala.

3. Itulah sebabnya, ya Allahku, maka aku sebagai manusia maknawi berkenan atas hukumMu (Rom 7 : 22). karena aku tahu, bahwa perintahMu adalah baik, adil dan suci, dan bahwa aku harus melarikan diri dari segala kejahatan dan dosa; namun aku di dalam dagingku menghamba hukum dosa, karena aku lebih mendengarkan dan menuruti nafsu dagingku daripada pikiranku.

Itulah sebabnya maka padaku terdapat kemauan berbuat baik tetapi tak terdapat perbuatan baik (Rom 7 : 18).

Itulah sebabnya, maka walaupun aku seringkali berniat berbuat banyak kebaikan, tetapi karena tiada rahrnat padaku yang harus membantu kelemahanku, maka aku mundur terhadap perlawanan, meskipun sangat kecil kekuatannya dan jatuhlah aku.

Itulah sebabnya, maka meskipun aku sungguh mengetahui jalan kesempurnaan dan dengan cukup jelas memahami, bagaimana aku harus bertindak, namun karena tertekan oleh berat kejahatanku, aku tidak bangun kembali untuk berbuat yang lebih sempurna.

4. Ya Tuhan, betapa pentingnya rahmatMu bagiku, untuk mulai melakukan kebaikan, untuk melangsungkan dan mengakhirinya.

Tanpa itu aku sungguh tak mampu berbuat apa-apa; sebaliknya segala sesuatu dapat kujalankan jika rahmatMu menguatkan aku.

O rahmat, sungguh surgawi! Tanpa rahmat itu tidak mungkin ada jasa-jasa dari kekuatan sendiri dan tidak berartilah sama sekali segala pemberian kodrat!

Tanpa rahmat semua kesenian, harta benda, keindahan, ataupun kekuatan, kecerdasan atau keahlian berbicara, tidaklah berharga bagiMu.

Sebab pemberian kodrat itu juga dapat dimiliki orang-orang yang baik, maupun orang-orang yang jahat; tetapi anugerah khusus orang-orang terpilih oleh Tuhan ialah rahmat atau cintakasih; dan barangsiapa ditandai dengan anugerah tersebut; maka dia dipandang pantas, untuk menikmati hidup kekal.

Rahmat ini adalah demikian luhurnya, hingga tanpa rahmat itu anugerah meramal, kekuatan mukjijat-mukjijat, renungan yang tertinggi tak berharga sedikitpun juga.

Bahkan kepercayaan, pengharapan ataupun kebajikan apapun juga, bagiMu tidaklah berkenan tanpa cintakasih dan rahmat.

5. O, rahmat yang paling mulia, yang membuat orang yang miskin rohnya menjadi manusia yang kaya kebajikan, dan yang membuat orang yang memiliki banyak harta menjadi orang yang rendah hati!

Marilah turun kepadaku, penuhilah aku di pagi ini dengan penghiburanmu, agar supaya jiwaku tidaklah tewas karena lelah dan kurang semangat kerohanian.

Ya Tuhan, aku mohon padaMu, tunjukkanlah rahmatMu kepadaku; sebab rahmatMu cukuplah bagiku (2 Kor 12 : 9); meskipun aku tidak menerima sesuatu yang diinginkan kodrat.

Meskipun aku mengalami godaan dan dikerumuni banyak gangguan, namun aku tidak takut akan kejahatan-kejahatan, asal rahmatMu menyertai aku saja.

Ia merupakan kekuatanku; ia memberi nasihat dan pertolongan.

Ia lebih kuasa daripada semua musuh dan lebih bijaksana daripada orang-orang bijaksana seluruh dunia.

6. RahmatMu adalah guru kebenaran dan tata tertib, cahaya kalbu dan penghibur dalam penindasan; ia menghalau kesusahan, mengusir ketakutan, membimbing takwa dan menimbulkan mencucurnya air mata yang sedap dan menyebabkan penyesalan hati.

Bukankah aku tanpa rahmat tidak lain daripada sepotong kayu yang kering dan sebatang akar yang harus dilemparkan jauh-jauh ?

Dari sebab itu, ya Tuhan, semoga rahmatMu selalu menuntun dan menyertai aku, dan senantiasa memperingatkan aku untuk berbuat baik, oleh Yesus Kristus PuteraMu, Amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: