3.53. RAHMAT ALLAH ITU ADANYA TIDAK BERDAMPINGAN DENGAN SEMANGAT DUNIAWI

24 07 2009

1. G.: AnakKu, rahmatKu itu berharga sekali; ia tidak dapat bersama-sama dengan soal-soal lahir dan hiburan-hiburan duniawi.

Maka segala kendala bagi rahmat haruslah engkau lenyapkan, bila engkau menghendaki datangnya rahmat.

Carilah kesepian; hendaklah suka tinggal dengan dirimu sendiri; janganlah mencari teman pergaulan, melainkan curahkanlah doa-doa yang bernyala kepada Allah, untuk selalu mendapat hati yang remuk redam dan suara kalbu yang murni.

Anggaplah seluruh dunia sebagai barang yang sama sekali tidak berharga; taruhlah pergaulan dengan Allah di atas segala sesuatu yang kelihatan.

Sebab engkau tak dapat bergaul dengan Daku dan di samping itu bersuka diri dalam hal-hal yang fana. Engkau harus mengundurkan diri dari kenalan-kenalan dan sahabat-sahabat, dan menyucikan hatimu dari penghiburan-penghiburan yang fana.

Demikianlah Rasul Petrus yang berbahagia itu menekankan kepada umat serani, agar mereka di dunia ini bersikap sebagai orang asing yang sedang berziarah (1 Petr 2 : 12)

2. O, alangkah besarnya kepercayaan orang yang mendekati ajalnya, bila ia tidak tertahan oleh sesuatu kelekatan kepada dunia.

Tetapi hati yang demikian terlepas dari segala-galanya, belumlah dapat dipahami oleh jiwa yang gering; dan manusia yang lekat pada daging tidaklah mengetahui apakah kemerdekaan orang yang besar semangat kerohaniannya.

Namun, barangsiapa sungguh-sungguh ingin menjadi manusia yang bersemangat kerohanian, ia harus meninggalkan mereka yang jauh dan yang dekat adanya; dan tiada lebih waspada terhadap siapapun juga, selain terhadap diri sendiri.

Jika engkau telah mengalahkan dirimu sendiri dengan sempurna, maka dengan lebih mudahlah engkau dapat mengalahkan lain-lainnya.

Mengalahkan diri sendiri itulah kemenangan yang sesempurna-sempurnanya.

Sebab barangsiapa mengendalikan diri sendiri, hingga nafsu daging tunduk kepada budi dan budi dalam segala-galanya ‘tunduk kepadaKu, orang itu sungguhlah pemenang atas dirinya sendiri dan berkuasa atas dunia.

3. Jika engkau ingin mencapai puncak ini, haruslah engkau mulai dengan semangat jantan dan menghantamkan kampak pada akar umbinya, untuk membinasakan dan

menghancurkan segala apa saja yang berbau cari diri sendiri dan kepentingan jasmani diri sendiri yang tersembunyi dan tidak teratur.

Pada satu cacad inilah, yaitu bahwa manusia itu cinta pada diri sendiri secara tak teratur, tergantung hampir segala-galanya yang harus dibasmi dengan akar umbinya.

Bila kejahatan ini sudah satu kali dikalahkan dan ditundukkan, maka segera akan tiba masa tenteram dan tenang.

Tetapi oleh karena hanya sedikit saja jumlah orang yang dengan sempurna mematikan dirinya sendiri dan dengan sempurna pula melepaskan diri sendiri, maka mereka tetap tinggal kacau dalam hati mereka dan tidak mampu mengangkat roh mereka di atas pribadi mereka sendiri.

Namun demikian barangsiapa ingin bergaul dengan Aku dalam keadaan yang bebas, harus mematikan segala keinginan yang keliru dan tak teratur dan janganlah lekat penuh hawa nafsu dan dengan cintakasih yang istimewa kepada seorang makhlukpun.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: