3.43. MENENTANG ILMU DUNIA YANG HAMPA

14 07 2009

1. G.: AnakKu, janganlah engkau merasa sangat gembira karena kata-kata orang yang indah dan muluk-muluk. Sebab kerajaan Allah tidak terdiri dalam kata-kata, melainkan dalam kekuatan. (1 Kor: 4.20).

Perhatikanlah sabdaKu yang menyalakan hati dan menerangi budi; ia akan membuat engkau ingat akan diri sendiri dan akan memberi bermacam penghiburan.

Janganlah membaca sesuatu dengan tujuan, supaya dapat tampak lebih pintar ataupun lebih pandai.

Berusahalah untuk dapat membasmi cacad-cacadmu; sebab itu lebih berguna daripada mengetahui banyak soal yang sukar.

2. Jika engkau telah banyak membaca dan belajar, hendaklah setiap kali kembali kepada satu-satunya azas dasar.

Akulah yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia; dan kepada mereka yang kecil Aku memberi pandangan yang jelas, lebih daripada orang lain mampu memberikannya.

Jika Aku bersabda kepada seseorang, maka ia akan segera menjadi bijaksana dan banyak maju dalam kerohaniannya.

Celakalah mereka, yang menanyakan hal-hal yang istimewa kepada orang lain, tetapi hanya sedikit mengindahkan untuk mengabdi kepadaKu !

Sekali akan tibalah saatnya, bahwa Guru segala guru, Kristus, ialah Tuhan segala Malaikat, akan datang untuk memeriksa pelajaran, artinya untuk menyelidiki suara kalbu setiap orang.

Maka Yerusalem akan digeledah dengan sinar dampu-dampu dan apa yang tersembunyi dalam kegelapan akan kelihatan dengan terang, dan segala sanggahan manusia akan dibuat bisu.

3. Akulah yang dalam sekejap mata saja memberi terang kepada seorang yang rendah hati, begitu jelas, hingga ia lebih banyak mengetahui kebenaran yang kekal daripada seorang yang telah sepuluh tahun belajar di perguruan.

Aku mengajar tanpa kata-kata dengan suara berdengung-dengung dan tanpa kekacauan pendapat; tanpa keinginan akan kehormatan dan tanpa pertengkaran kata.

Akulah yang mengajar untuk menghina barang duniawi dan membenci hal-hal yang fana; untuk mencari dan menikmati hal-hal yang kekal; menghindari tanda-tanda penghormatan, menerima hinaan-hinaan; untuk meletakkan segala pengharapan kepadaKu, tidak menghendaki sesuatu pun, kecuali Aku, dan cintakasih kepadaKu melebihi segala sesuatu.

4. Dengan sungguh-sungguh mencintai Aku, maka orang mengetahui perkara-perkara IIahi dan berbicara secara ajaib. Dengan melepaskan diri dari segala-galanya, ia lebih maju daripada dengan mempelajari soal-soal yang berbelit-belit.

Tetapi kepada sementara orang Aku hanya membicarakan hal-hal yang biasa, sedangkan dengan lain orang Aku berbicara tentang hal-hal yang istimewa; kepada sementara orang lagi Aku memperlihatkan Diri dengan cara yang halus dalam tanda-tanda dan kiasan-kiasan; sedangkan terhadap orang lain pula Aku memberitahukan rahasia-rahasia dengan jelas.

Suara dari buku-buku suci hanyalah satu; tetapi cara mengajarnya tidaklah sama; sebab Akulah Guru kebenaran batin, yang menyelami hati manusia, yang mengetahui segala pikiran dan pendorong perbuatanperbuatan; dan kepada masing-masing orang Aku membagi-bagikan sesuai dengan pertimbanganKu yang adil.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: